Categories: SPT Tahunan

Tarif PPh 21 Terbaru Tahun 2022 – Ketentuan Terkini

Tahukah Anda tentang perubahan tarif Pajak Penghasilan (PPh) 21 untuk tahun 2022? Bagi karyawan, penting untuk mengerti aturan pajak baru ini. Hal ini akan membantu dalam menghitung dan menyetorkan pajak dengan tepat. Kami akan jelaskan detail tentang tarif PPh 21 baru. Ini termasuk dasar hukumnya, cara menghitungnya, dan aplikasi untuk pengelolaan pajak.

Pada tahun 2022, ada perubahan signifikan dalam peraturan pajak. Ini terjadi melalui UU Harmonisasi Perpajakan. Salah satu perubahan utamanya adalah tarif pajak orang pribadi. Sebelumnya diatur oleh Pasal 17 UU Pajak.

Berikut adalah daftar tarif PPh 21 baru yang berlaku pada 2022:

  • Wajib pajak dengan penghasilan tahunan hingga Rp60.000.000 dikenakan tarif 5%.
  • Penghasilan tahunan antara Rp60.000.000 – Rp250.000.000 dikenakan tarif 15%.
  • Penghasilan tahunan antara Rp250.000.000 – Rp500.000.000 dikenakan tarif 25%.
  • Penghasilan tahunan antara Rp500.000.000 – Rp5.000.000.000 dikenakan tarif 30%.
  • Penghasilan tahunan melebihi Rp5.000.000.000 dikenakan tarif 35%.

Apakah Anda sudah paham cara menghitung tarif PPh 21 baru? Jika belum, jangan cemas. Artikel ini akan menjelaskan aturan dan memberikan contoh perhitungannya.

Pengantar Tarif PPh 21 Terbaru 2022

Pada tahun 2022, pemerintah membuat banyak perubahan penting dalam perpajakan. Ini terjadi melalui UU HPP. Salah satu perubahan besar adalah pada tarif pajak untuk orang perorangan. Sebelumnya, ini diatur dalam Pasal 17 UU PPH.

Perubahan Signifikan dalam Ketentuan Perpajakan

Di tahun 2022, tarif pph 21 mengalami perubahan besar. Aturan baru ini datang dari UU HPP. Now, tarif pajak untuk orang perorangan dibagi menjadi 5 kategori. Ini berdasarkan besar penghasilan mereka tiap tahun.

Undang-Undang Harmonisasi Perpajakan (UU HPP)

Pemerintah ingin membuat aturan pajak lebih sederhana. Mereka menetapkan UU HPP untuk hal ini. Tujuannya adalah agar wajib pajak lebih patuh. Dan, dengan begitu, ekonomi di Indonesia bisa tumbuh lebih baik.

Daftar Tarif PPh 21 Terbaru 2022

Berdasarkan info dari sumber terpercaya, ini daftar terbaru tarif PPh 21 di 2022:

Penghasilan Rp0 – Rp60.000.000 (Tarif 5%)

Jika kamu memperoleh penghasilan antara nol hingga Rp60.000.000 setahun, uang yang harus kamu bayar adalah 5%.

Penghasilan Rp60.000.000 – Rp250.000.000 (Tarif 15%)

Penghasilan antara Rp60.000.000 sampai Rp250.000.000/tahun, pajaknya adalah 15%.

Penghasilan Rp250.000.000 – Rp500.000.000 (Tarif 25%)

Kalau kamu mendapatkan pendapatan dari Rp250.000.000 hingga Rp500.000.000/tahun, tarifnya adalah 25%.

Penghasilan Rp500.000.000 – Rp5.000.000.000 (Tarif 30%)

Bagi yang penghasilannya mencapai Rp500.000.000 hingga Rp5.000.000.000, kamu akan dikenai pajak sebesar 30%.

Penghasilan di atas Rp5.000.000.000 (Tarif 35%)

Terakhir, orang yang gajinya melebihi Rp5.000.000.000/tahun, pajak yang harus dibayarkan adalah 35%.

Dasar Hukum Tarif PPh 21

Menurut sumber pertama, ini beberapa hukum penting tentang tarif PPh 21 di Indonesia:

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 dan Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan

UU Nomor 7 tahun 1983 dan UU Nomor 36 tahun 2008 membicarakan pajak penghasilan. Mereka memberi aturan tentang Pajak Penghasilan di Indonesia.

Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan Pemerintah terkait PPh 21

Banyak juga peraturan menteri keuangan dan peraturan pemerintah soal PPh 21. Beberapa contohnya adalah PMK 252/2008, PP 68/2009, dan PMK 16/2010.

Ada juga aturan dari Direktur Jenderal Pajak, seperti PER-16/PJ/2016. Ini cuma sebagian kecil dari aturan-aturan yang ada.

tarif pph 21 tahun 2022

Seperti yang disampaikan oleh sumber kedua, lapisan pajak pasal 21 mengalami perubahan. Sebelumnya, ada 4 lapisan tarif pajak untuk pph 21. Sekarang, mulai 1 Januari 2022, tambah satu lapisan baru.

Lapisan pertama dulu adalah penghasilan sampai Rp50.000.000,00, sekarang menjadi Rp60.000.000,00. Tarifnya tetap 5%.

Atas penghasilan di atas Rp5.000.000.000,00, sekarang ada lapisan terbaru dengan tarif 35%.

Karena ada perubahan pph 21 2022 ini, Wajib Pajak perlu lebih teliti. Mereka harus sanggup menghitung serta membayar tarif pph 21 tahun 2022 secara tepat.

Contoh Penghitungan PPh 21 Tahunan Karyawan

Untuk menghitung penghitungan pph 21 tahunan, mari lihat contoh ini. Katakanlah Budi, seorang karyawan tetap, memperoleh Rp250.000.000 setiap tahun. Dengan pph 21 pegawai tetap sekarang, mari hitung contoh perhitungan pph 21 Budi.

Keterangan Jumlah
Penghasilan Bruto Rp250.000.000
Pengurangan:
Biaya Jabatan (5% x Penghasilan Bruto) Rp12.500.000
Iuran Pensiun (2% x Penghasilan Bruto) Rp5.000.000
Penghasilan Neto Rp232.500.000
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) Rp54.000.000
Penghasilan Kena Pajak Rp178.500.000
PPh 21 Terutang (Tarif 25%) Rp44.625.000

Dari contoh ini, kita tahu penghitungan pph 21 untuk Budi. Ia harus membayar Rp44.625.000 pajak untuk tahun 2022.

Aplikasi Penghitungan dan Pelaporan Pajak

Informasi dari sumber pertama menyebutkan sekarang kita dapat mengurus pelaporan pajak online. Sebuah alat yang bermanfaat adalah OnlinePajak. Aplikasi ini memudahkan kita dalam hitung, setor, dan laporkan pajak. Dengan OnlinePajak, penghitungan, setor, dan laporkan pajak jadi mudah dalam satu aplikasi.

OnlinePajak: Aplikasi Terpadu untuk Menghitung, Setor, dan Lapor Pajak

OnlinePajak memungkinkan kita mengatur seluruh proses pajak dengan mudah. Kita bisa menghitung, setor, dan lapor pajak dalam satu tempat. Aplikasi ini membuat administrasi pajak menjadi lebih efisien.

Kesimpulan

Dari pembahasan sebelumnya, kita tahu bahwa PPh 21 terbaru tahun 2022 ada perubahan besar. Ini sesuai dengan UU Harmonisasi Perpajakan. Sekarang, tarif pajak orang pribadi dibagi menjadi 5 level. Yang paling tinggi adalah 35% untuk yang penghasilannya di atas Rp5 miliar.

Untuk urusan pajak penghasilan karyawan, kita bisa pakai OnlinePajak. Aplikasi ini membantu dalam manajemen, pembayaran, dan laporan pajak.

Perubahan tarif PPh 21 terbaru 2022 menuntut kita untuk lebih waspada. Kita harus bisa menghitung PPh 21 dengan benar. Hal ini sangat penting untuk mematuhi aturan pajak.

Untuk memudahkan perhitungan, gunakan OnlinePajak. Dengan aplikasi tersebut, proses perpajakan akan jadi lebih mudah.

Kami harap informasi ini bermanfaat bagi Anda. Memahami perubahan tarif PPh 21 dan mengelola pajak secara efisien sangat penting. Terus update pengetahuan tentang perpajakan. Hal ini akan membantu Anda memenuhi kewajiban pajak dengan baik.

Link Sumber

Fathur Rosyid

Recent Posts

PPN atas Properti Rumah, Apartemen, dan Tanah

PPN atas Properti Rumah Apartemen dan Tanah, Aturan Lengkap & Contoh Perhitungannya Pajak Pertambahan Nilai…

7 bulan ago

Pajak Rumah Kedua Aturan Terbaru yang Wajib Diketahui

Pajak Rumah Kedua, Aturan Terbaru yang Wajib Diketahui Memiliki lebih dari satu properti, khususnya rumah…

7 bulan ago

Pajak Mewah (PPnBM): Barang yang Tergolong Kena Pajak Mewah

Pajak Mewah (PPnBM), Barang yang Tergolong Kena Pajak Mewah Dalam sistem perpajakan Indonesia, selain Pajak…

7 bulan ago

Pajak Warisan dan Hibah – Aturan dan Tarifnya

Pajak Warisan dan Hibah | Aturan, Tarif, dan Kewajiban Pajaknya Pajak warisan dan hibah sering…

7 bulan ago

Pajak UMKM vs Pajak Karyawan | Mana Lebih Untung?

Pajak UMKM vs Pajak Karyawan, Mana Lebih Untung? Banyak orang yang sedang bekerja sebagai karyawan…

7 bulan ago

NPWP Badan vs NPWP Pribadi Apa Bedanya?

Apa Bedanya NPWP Badan vs NPWP Pribadi yang Anda Butuhkan? Dalam administrasi perpajakan Indonesia, NPWP…

7 bulan ago

This website uses cookies.